Langsung ke konten utama

My Superheroo

안녕!

Ya, bagi yang gak ngerti, saya beri tahu itu bacanya, "Halo!" Ungkapan bahasa Korea yang biasanya digunakan untuk menyapa atau mengucap selamat tinggal. Sekilas saja, sekilas.

Balik ke topik, oke.

Jadi, saya diberi tugas oleh tim literasi 68 untuk membuat superhero, inspirasinya dari para pahlawan nasional. Waduh, saya bingung ini. Udah mana saya gak bisa gambar kan. Tapi setelah saya coba—dan semoga saja hasilnya gak buruk. Maka jadilah seperti ini!

ENG ING ENG *drum roll*



TADAA!!

Iya iya—saya tahu ini jelek sekali, huhuhu. Tapi namanya juga usaha. Dan dia namanya adalah The Revive Hero, artinya pahlawan yang bangkit kembali. Random sih, tapi itu masih lebih baik daripada saya beri nama Jimin, atau Hoseok, atau—oke cukup.

Tapi yang terpikir di otak saya begitu ingin menggambar tokoh ini adalah; bagaimana jadinya kalau semua pahlawan Indonesia dari berbagai periode gabung menjadi satu? Dan ini hasil pemikiran saya.

Bisa dilihat, dia menggenggam sebuah bambu runcing. Ingat perjuangan bangsa Indonesia melawan Belanda menggunakan bambu runcing? Kalau ingat, berarti kalian menangkap apa yang ingin saya sampaikan. Lalu di sana, tokoh gambaran saya memegang sebuah buku: maksudnya menggambarkan perjuangan Ki Hajar Dewantara di bidang pendidikan.

Dan yang terakhir, dia pakai semacam—saya tidak tahu namanya, itu yang dikalungkan di bahunya. Mungkin sarung? Hmm, bisa jadi. Anggaplah itu sarung, maka itu menggambarkan perjuangan di masa sekarang.

Maksudnya bukan berjuang pakai sarung. Tapi mengingat banyak aparat keamanan di Indonesia yang berusaha melindungi Indonesia dari segala bentuk AGHT, maka saya ambil yang paling mudah: orang kalau meronda pakai sarung.

Tahu maksudnya?

Meronda itu kan termasuk menjaga keamanan juga, bedanya dilakukan di lingkungan rumah. Maka itu, saya ambil yang paling sederhana.

Nah sekarang lihat, saya sudah menulis sangat banyak. Maka kita sampai di sini saja! Sampai jumpa lain waktu dan—salam literasi! *teriak ala-ala*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hari Batik Nasional!

Hello fellas, I'm back! Kali ini kita akan bahas tentang Hari Batik Nasional! Yap! Tepatnya hari ini, 2 Oktober, adalah Hari Batik Nasional. Tapi, ngomongin soal batik nih, kira-kira masih ada yang belum tau apa itu batik? Wah, bisa gawat kalau kalian gak tau. Batik adalah kain bermotif khas Indonesia, loh. Cara pembuatan batik juga berbeda-beda; ada yang dibuat pakai canting dan malam, ada yang pakai cap dan malam, dan ada juga yang yang langsung dicetak pakai mesin. Semakin rumit proses pembuatan dan motifnya, maka harga batiknya akan semakin mahal! Nah, ternyata batik ini sudah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Benda Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009. Makanya sejak hari itu, setiap tanggal 2 Oktober di Indonesia ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional! Batik juga banyak jenisnya; Batik Sumatra Batik Jawa Timur Batik Bali Masih banyak lagi contohnya selain diatas. Untuk lebih lengkapnya silahkan cek  wikipedia . M...

SUPERCAMP V (+ Resep Membuat Martabak Telur Enak)!

Lihat judulㅡeh, jadi ingat yang di Korea. Oke, gak. 안녕하세요! (Halo!) Kali ini saya mau cerita soal pengalaman saya ikut SUPERCAMP V. Eits, jangan salfok sama huruf di akhir judul ya! Jadi, kemarin, tepatnya tanggal 5-6 Mei 2018, saya ikut SUPERCAMP V yang diadakan di Cigombong, Bogor. Tempatnya lumayan worth it dan memang tempat untuk camping gitu. Tapi asli, disana panas banget. Lebih panas daripada Jiminㅡ oke cukup . Nah, berikut ini adalah tempat yang saya maksud! Kita camping disini! Berangkat pagi dari sekolah, jam 6 semua kelas 10 udah ngumpul buat pengarahan. Ya ... walaupun akhirnya ngaret juga sih. Lalu, kita semua dikasih makan nasi ayam (walaupun saya gak makan, tapi saya tau ini enak). Setelah itu kita jalan naik tronton . Iya, saya gak salah nulis, kalian gak salah baca, sekolah saya berangkat naik tronton . Satu tronton isinya kira-kira ada 20 orang lah. Sedikit sedih, tapi ya sudah lah ya. Sampai sana siang, saya gak tau jam...

Resensi : Honey Si Peri Permen

Halo haloo! Balik lagi sama saya, hehe. Berbeda dengan sebelumnya yang berupa gambar dan puisi, kali ini tim Literasi 68 meminta resensi buku. Dan saya membawa resensi buku fiksi, yeay!! —Gak sih, biasa saja. Oke. Jadi buku ini berjudul ' Honey Si Peri Permen ' edisinya Rainbow Magic : Para Peri Pesta. Ditulis oleh Daisy Meadows dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo. Bukunya tipis kok, cuma 75 halaman. Bercerita tentang dua orang anak perempuan yang bernama Rachel dan Kirsty. Mereka pergi ke toko permen milik Nyonya Twist untuk pergi membeli kembang gula nenek. Tapi saat mereka tiba di sana, mereka melihat Nyonya Twist bersedih. Ternyata, hampir semua permen yang akan dijual hari itu melumer! Oh, tidak! Padahal toko akan dibuka sebentar lagi. Mereka mencari tahu apa yang terjadi dengan permen-permen Nyonya Twist. Lalu, saat melihat jejak kaki kecil di atas permukaan permen cokelat yang melumer— itu pasti ulah goblin ! Di detik berikutnya m...